*/

Saturday, December 12, 2015

MANUSIA SAHABAT ALAM


sahabat alam
Dizaman yang serba modern, peralatan yang semakin canggih sehingga dapat mempermudah kehidupan manusia, peralatan yang semakin modern menjadikan manusia semakin ketergantungan akan peralatan-peralatan tersebut, manusia tak akan pernah puas akan setiap hasil yang dicapainya, semakin manusia meraih lebih tinggi maka dia akan selalu mempunyai keinginan untuk menggapai yang lebih tinggi lagi.

Itu semua bukanlah suatu kesalahan, kita tidak bisa memungkiri bahwa kita memang mebutuhkan hal itu, pembangunan semua untuk memajukan kehhidupan manusia, namun yang perlu kita benahi disini sudahkah kita menjadi orang yang bijak??? mampukah kita mengatur waktu??? dapatkah kkita meluangkan waktu sekedar memperhatikan apa yang terjadi pada saudara kita??? adakah dalam benak kita apa yang terjadi pada alam??? apa yang di butuhkan alam??? sehingga kita mau berbuat nyata untuk menjaga alam.....

Pembangunan terus berjalan demi tergapainya sebuah kemudahan dan kesejahteraan manusia, pembangunan tersebut di iringi sebuah konsep yang berbasis lingkungan dan juga memperhatikan lingkungan, semakin lama konsep-konsep tersebut semakin tersusun dengan indah, seakan tak ada yang salah dengan konsep-konsep tersebut, ya, memang begitu indah konsep-konsep pembangunan berbasis lingkungan, sebuah konsep yang dapat menjadi sebuah jalur menuju kesejahteraan manusia, konsep yang akan menjadikan lingkungan menjadi sahabat yang dapat di ajak jalan bersama dengan manusia, begitu itu indah kata-kata konsep tersebut.

Namun bagaimana dengan pelaksanaannya??? pembangunan terus berjalan, konsep terus berkembang, namun berkembangkah pelaksanaan konsep-konsep pembangunan yang berbasis lingkungan??? alam yang seharusnya menjadi sahabat manusia seakan memusuhi manusia, bencana terjadi dimana-mana.  mari coba kita renungkan atas apa yang terjadi dalam kehidupan ini. 

Dalam benak kita adakah pertanyaan salah siapakah ini??? apakah salah pemerintah? kesalahan dari dinas terkait? ataukah ini semua kesalahan pengusaha??? menurut saya itu bukanlah murni kesalahan mereka, namun kita juga andil dalam kesalahan tersebut, kita semua dapat mengkritisi pemerintah, dinas terkait, dan juga pengusaha, namun sudahkah kita menyampaikan kejanggalan-kejanggalan dari apa yang kita lihat, kita rasa, dan kita dengar??? jika tidak mampu akan hal itu, kita mulai dari hal kecil, sudahkah kita berbuat bijak atas sampah yang kita peroleh??? sudahkah kita berbuat bijak atas tanah yang kita punya??? dan sudahkah kita berbuat bijak atas lingkungan kehidupan kita sehari-hari??? 

Mari mulai dari hal yang kecil terlebih dahulu, kita mulai dari diri kita sendiri, membuang sampah dengan bijak, berbuat bijak atas apa yang kita miliki, dan meluangkan waktu hanya sekedar memberi perhatian kepada alam...... 

No comments: